Sudah 3 Kali Masuk Bui, Residivis Ini Kembali Ditangkap Polisi Gara-gara Curi HP

infopasuruan.com – Meski sudah merasakan tiga kali hidup dipenjara, tak membuat Ismail alias Mail (50) warga dusun Jajar Lor, Desa Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupatem Pasuruan kapok melakukan aksi pencurian.

Kali ini, Mail kembali ditangkap Polisi, Senin (30/3/2020). Mail ditangkap lantaran mencuri handphone milik Fredik Hariyanto warga Perum Ranggeh Residence Blok D 25 yang terletak di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan.

Menurut informasi dari Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, Ismail ini merupakan residivis, Ia pernah dipenjara 3 kali yang pertama TP 365 tahun 1988 menjalani hukuman lapas Bangil selama 6 bulan, yang kedua TP 363 curanmor tahun 1989 menjalani hukuman lapas Bangil selama 6 bulan dan yang ketiga TP 351 tahun 2000 menjalani hukuman lapas Bangil selama 1 bulan.

Dalam pencurian ini, Ismail tidak sendirian, Ia melancarkan aksinya bersama temannya M Joni (40) warga Dusum Wonosalam, Desa Wonosari Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

“Pencurian terjadi pada hari Minggu 12 Januari 2020 sekitar pukul 22.00 WIB pada saat korban mengecas 2 buah hp di ruang tamu kemudian ditinggal tidur. Kemudian saat bangun, istri korban melihat jendela rumah terbuka dan dilihat 2 buah hp tersebut hilang atau sudah tidak ada,” kata Humas Polres Pasuruan Kota, Rabu (1/4/2020).

Setelah dilakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek keboncandi dan Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan kota melakukan penangkapan terhadap tersangka Ismail dan M Joni.

“Di rumah masing-masing ditemukan barang bukti 2 buah handphone yang hilang di kuasai oleh M Joni, kemudian diakui oleh kedua tersangka,” ujarnya.

Endy juga menjelaskan, peran masing-masing, tersangka Ismail sebagai orang yang masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela dengan pedang sepanjang 50 dan yang mengambil 2 buah Hp dan Ismail juga mengakui 2 TKP lain di wilayah hukum Polsek Keboncandi.

Sementara M Joni, sebagai yang mengantar pelaku Ismail di depan perumahan atau pinggir jalan raya dan kemudian menjemput Ismail setelah melakukan pencurian.

Barang bukti yang diamankan, satu buah handphone merk Samsung J 7 dan satu buah Handphone merk Oppo A37 warna gold dan ebuah pedang yang panjangnya sekira 50cm yang ada sarungnya warna coklat terbuat dari kulit.

“Kerugian koraban korban kurang lebih sekira Rp.5.000.000,” jelasnya. (Jok)

Share this:


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close