Trending

Himbauan Bupati Pasuruan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H

infopasuruan.com – Berkaitan dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 Hijriyah, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irsyad, menyampaikan himbauan dan menyampaikan harapan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan dan seluruh umat muslim di seluruh Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan, mengharapkan kepada seluruh umat islam dan seluruh panitia penyelenggara pelaksanaan sholat Idul Fitri untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

Yang pertama, untuk tetap memenuhi ketentuan protokol pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak, cici tangan dengan sabun, kemudian menggunakan masker dan diharapkan jamaah membawa tas untuk sandal baik tas platik yang harapannya dipergunakan untuk menyimpan alas kaki sehingga tidak terjadi kerumunan pada saat selesai Sholat Idul Fitri.

Yang kedua, diharapkan seluruh jamaah berwudhu di rumah masing-masing dan membawa alas sholat atau sajadah.

Yang ketiga, agar menghindari kosentrasi atau kerumunan masa yang terlalu banyak, maka pelaksanaan sholat Idul Fitri di suatu kawasan dapat dipecah dibeberapa tempat seperti masjid dan musholla serta diharapkan ada koordinasi yang baik diantara pengurus takmir masjid musholla dan para pejabat setempat seperti kepala desa, kepala kelurahan, ketua RW, Ketua RT untuk mengatur pelaksanaannya.

Yang keempat, berkaitan dengan pelaksanaan tradisi Hari Raya Idul Fitri, seperti takbiran, silaturahmi dan ziarah kubur, dihimbau agar tetap mempertikan ketentuan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara rajin cuci tangan dengan sabun dan tentu pakai masker.

Kemudian yang kelima, berkaitan dengan pelaksanaan halal bihalal, silaturahmi, atau mada-mada yang menjadi budaya di Kabupaten Pasuruan dan kegiatan lain yang berkaitan dengan perayaan Idul Fitri, dihimbau untuk ditiadakan.

Yang keenam, dilarang membuat, menjual, menyimpan dan membunyikan petasan atau mercon atau sejenisnya, demi menjaga keselamatan, keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat. Pihak keamanan akan menindak tegas terhadap persoalan ini.

Selanjutnya yang ketujuh, takmir masjid atau penyelenggara sholat Idul Fitri agar sejak awal melakukan bebrapa persyaratan-persyaratan yang wajib dilakukan, antara lain penyelenggara wajib melakukan penyemprotan di dalam dan di luar masjid sebelum pelaksanaan dan sesudah Shalat Idul Fitri.

Disarankan untuk tidak menggunakan karpet dan menadai atau menjaga jarak antar jama’ah serta menyiapkan petugas untuk pemeriksaan suhu badan di setiap pintu-pintu masjid atau musholla. Kemudian juka ditemukan ada jamaah yang suhu badannya 38° atau lebih, diharapkan dibawa ke tempat pelayanan kesehatan.

“Harapan-harapan ini berdasarkan rapat koordinasi kami beserta Forkopimda Kabupaten Pasuruan, para kiyai-kiyai dan tokoh-tokoh agama di Kabupaten Pasuruan,” ujar Gus Irsyad.

Selanjutnya, Gus Irsyad juga menghibau kepada seluruh camat, para kepala desa agar menginformasikan kepada seluruh masyarakat melalui jajaran pemerintahan desa, kelurahan dan pimpinan organisasi kemasyarakatan serta organisasi keagamaan.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kita didalam menjalankan sholat Idul Fitri dan kita semua diberi keselamatan serta semoga amal ibadah kita dibulan suci Ramadhan diterima oleh Allah SWT,” ucapnya. (P/R)

Share this:


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close